Keladi tikus yang mengandung ribosome inacting protein (RIP) dan antioksidan. Dalam tubuh ribosome incating protein (RIP) berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker, menghancurkan sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat di sekitarnya serta meredam timbulnya sel kanker baru. Sedangkan antioksidannya berfungsi sebagai pencegah terjadinya kerusakan pada gen.
Keladi tikus juga dapat melaksanakan tugasnya sebagai detoxifikasi yakni membuang racun yang tertimbun hingga waktu yang cukup lama di dalam tubuh. Dalam proses detoxifikasi tubuh akan mengalami suatu reaksi seperti mual ingin muntah, selera nafsu makan yang berkurang. Untuk itulah peran keladi tikus sangat dibutuhkan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
